"Ketika seorang muslim baik pria atau wanita akan menikah, biasanya akan timbul perasaan yang bermacam-macam. Ada rasa gundah, resah, risau, bimbang, termasuk juga tidak sabar menunggu datangnya sang pendamping, dll. Bahkan ketika dalam proses taaruf sekalipun masih ada juga perasaan keraguan." Inilah kabar gembira berupa janji Allah bagi orang yang akan menikah. Bergembiralah wahai saudaraku…
1. “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)”. (An Nuur : 26)
Bila ingin mendapatkan jodoh yang baik, maka perbaikilah diri. Hiduplah sesuai ajaran Islam dan Sunnah Nabi-Nya. Jadilah laki-laki yang sholeh, jadilah wanita yang sholehah. Semoga Allah memberikan hanya yang baik buat kita. Amin.
2. “Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (An Nuur: 32)
Sebagian para pemuda ada yang merasa bingung dan bimbang ketika akan menikah. Salah satu sebabnya adalah karena belum punya pekerjaan. Dan anehnya ketika para pemuda telah mempunyai pekerjaan pun tetap ada perasaan bimbang juga. Sebagian mereka tetap ragu dengan besaran rupiah yang mereka dapatkan dari gajinya. Dalam pikiran mereka terbesit, “apa cukup untuk berkeluarga dengan gaji sekian?”.
Ayat tersebut merupakan jawaban buat mereka yang ragu untuk melangkah ke jenjang pernikahan karena alasan ekonomi. Yang perlu ditekankan kepada para pemuda dalam masalah ini adalah kesanggupan untuk memberi nafkah, dan terus bekerja mencari nafkah memenuhi kebutuhan keluarga. Bukan besaran rupiah yang sekarang mereka dapatkan. Nantinya Allah akan menolong mereka yang menikah. Allah Maha Adil, bila tanggung jawab para pemuda bertambah – dengan kewajiban menafkahi istri-istri dan anak-anaknya, maka Allah akan memberikan rejeki yang lebih. Tidakkah kita lihat kenyataan di masyarakat, banyak mereka yang semula miskin tidak punya apa-apa ketika menikah, kemudian Allah memberinya rejeki yang berlimpah dan mencukupkan kebutuhannya?
3. “Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya”. (HR. Ahmad 2: 251, Nasaiy, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160) [1]
Bagi siapa saja yang menikah dengan niat menjaga kesucian dirinya, maka berhak mendapatkan pertolongan dari Allah berdasarkan penegasan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits ini. Dan pertolongan Allah itu pasti datang.
4. “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”. (Ar Ruum : 21)
5. “Dan Tuhanmu berfirman : ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina’ ”. (Al Mu’min : 60)
Ini juga janji Allah ‘Azza wa Jalla, bila kita berdoa kepada Allah niscaya akan diperkenankan-Nya. Termasuk di dalamnya ketika kita berdoa memohon diberikan pendamping hidup yang agamanya baik, cantik, penurut, dan seterusnya.
Dalam berdoa perhatikan adab dan sebab terkabulnya doa. Diantaranya adalah ikhlash, bersungguh-sungguh, merendahkan diri, menghadap kiblat, mengangkat kedua tangan, dll. [2]
Perhatikan juga waktu-waktu yang mustajab dalam berdoa. Diantaranya adalah berdoa pada waktu sepertiga malam yang terakhir dimana Allah ‘Azza wa Jalla turun ke langit dunia [3], pada waktu antara adzan dan iqamah, pada waktu turun hujan, dll. [4]
Perhatikan juga penghalang terkabulnya doa. Diantaranya adalah makan dan minum dari yang haram, juga makan, minum dan berpakaian dari usaha yang haram, melakukan apa yang diharamkan Allah, dan lain-lain. [5]
Manfaat lain dari berdoa berarti kita meyakini keberadaan Allah, mengakui bahwa Allah itu tempat meminta, mengakui bahwa Allah Maha Kaya, mengakui bahwa Allah Maha Mendengar, dst.
Sebagian orang ketika jodohnya tidak kunjung datang maka mereka pergi ke dukun-dukun berharap agar jodohnya lancar. Sebagian orang ada juga yang menggunakan guna-guna. Cara-cara seperti ini jelas dilarang oleh Islam. Perhatikan hadits-hadits berikut yang merupakan peringatan keras dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Barang siapa yang mendatangi peramal / dukun, lalu ia menanyakan sesuatu kepadanya, maka tidak diterima shalatnya selama empat puluh malam”. (Hadits shahih riwayat Muslim (7/37) dan Ahmad). [6]
Telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Maka janganlah kamu mendatangi dukun-dukun itu.” (Shahih riwayat Muslim juz 7 hal. 35). [7]
Telah bersabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya jampi-jampi (mantera) dan jimat-jimat dan guna-guna (pelet) itu adalah (hukumnya) syirik.” (Hadits shahih riwayat Abu Dawud (no. 3883), Ibnu Majah (no. 3530), Ahmad dan Hakim). [8]
6. ”Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat”. (Al Baqarah : 153)
Mintalah tolong kepada Allah dengan sabar dan shalat. Tentunya agar datang pertolongan Allah, maka kita juga harus bersabar sesuai dengan Sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Juga harus shalat sesuai Sunnahnya dan terbebas dari bid’ah-bid’ah.
7. “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”. (Alam Nasyrah : 5 – 6)
Ini juga janji Allah. Mungkin terasa bagi kita jodoh yang dinanti tidak kunjung datang. Segalanya terasa sulit. Tetapi kita harus tetap berbaik sangka kepada Allah dan yakinlah bahwa sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Allah sendiri yang menegaskan dua kali dalam Surat Alam Nasyrah.
8. “Hai orang-orang yang beriman jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”. (Muhammad : 7)
Agar Allah Tabaraka wa Ta’ala menolong kita, maka kita tolong agama Allah. Baik dengan berinfak di jalan-Nya, membantu penyebaran dakwah Islam dengan penyebaran buletin atau buku-buku Islam, membantu penyelenggaraan pengajian, dll. Dengan itu semoga Allah menolong kita.
9. “Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa”. (Al Hajj : 40)
10. “Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat”. (Al Baqarah : 214)
Itulah janji Allah. Dan Allah tidak akan menyalahi janjinya. Kalaupun Allah tidak / belum mengabulkan doa kita, tentu ada hikmah dan kasih sayang Allah yang lebih besar buat kita. Kita harus berbaik sangka kepada Allah. Inilah keyakinan yang harus ada pada setiap muslim.
Jadi, kenapa ragu dengan janji Allah?
Footnote:
[1] Lihat Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Konsep Perkawinan dalam Islam, Pustaka Istiqomah, Cet. II, 1995, hal. 12
[2] Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Adab & Sebab Terkabulnya Do’a, Pustaka Imam Asy-Syafi’i, Cet. I, Des 2004, hal. 1 – 2
[3] Allah turun ke langit dunia setiap malam pada sepertiga malam terakhir. Allah lalu berfirman, “Siapa yang berdoa kepada-Ku niscaya Aku kabulkan! Siapa yang meminta kepada-Ku niscaya Aku beri! Siapa yang meminta ampun kepada-Ku tentu Aku ampuni.” Demikianlah keadaannya hingga fajar terbit. (HR. Bukhari 145, Muslim 758) (lihat Tahajjud Nabi, Sa’id bin ‘Ali bin Wahf Al Qahthani, Media Hidayah, Sept. 2003, hal. 27).
[4] Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Adab & Sebab Terkabulnya Do’a, Pustaka Imam Asy-Syafi’i, Cet. I, Des 2004, hal. 8 – 14
[5] Idem, hal. 15 – 22
[6] Abdul Hakim bin Amir Abdat, Al – Masaa-il Jilid 3, Penerbit Darul Qalam, Jakarta, Cet. II, 2004 M, hal. 103
[7] Idem, hal. 105
[8] Idem, hal. 101
--------------------------------------------------------------------------------
Referensi: Referensi : Footnote: [1] Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Konsep Perkawinan dalam Islam, Pustaka Istiqomah, Cet. II, 1995 [2] Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Adab & Sebab Terkabulnya Do’a, Pustaka Imam Asy-Syafi’i, Cet. I, Des 2004 [3] Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Adab & Sebab Terkabulnya Do’a, Pustaka Imam Asy-Syafi’i, Cet. I, Des 2004 [4] Abdul Hakim bin Amir Abdat, Al – Masaa-il Jilid 3, Penerbit Darul Qalam, Jakarta, Cet. II, 2004 M
kredit kepada: Yusuf
Monday, July 26, 2010
Sunday, May 16, 2010
Sejarah Internet

Tiba-tiba aku teringat mula-mula aku melayari internet menggunakan Netscape Navigator. Tahun 1994, pada masa itu aku masih belajar di sebuah institusi pengajian tinggi di Malaysia. Duduk di hadapan sebuah PC di dalam library dan melayari internet menggunakan browser Netscape Navigator. Pada masa tu inilah browser paling canggih. Heheh... aku ketawa sendiri bila teringat balik zaman itu...
Tapi sekarang aku lebih suka menggunakan browser Mozilla Firefox. Lebih mudah, cepat dan tidak terlampau crowded. Hari ini barulah aku tahu bahawa apabila aku buat kaji selidik dan bertanya dengan mr.Wiki tentang Netscape Navigator, rupanya ia telah dihentikan pembangunannya pada 2008 dan telah digantikan dengan Firefox.
Tahniah kepada Netscape kerana menarik perhatian aku kepada dunia internet...
Thursday, May 6, 2010
Panaskan Enjin Kereta, perlu atau tidak?
Masalahnya sekarang, di manakah pelajaran tentang memanaskan enjin ini diajar? Kalau tak silap gua, masa sekolah dulu pun tak ada pun cikgu-cikgu yang pandai-pandai ajar pasal benda ni. Masa pergi ambil kursus memandu di JPJ pun tak ada belajar benda-benda macam ni. Di univesiti pun tak ada belajar. Sekolah-sekolah agama rakyat pun tak ada menyediakan tajuk ini di dalam silibus pembelajaran mereka. Jadi di mana? Berdasarkan pemerhatian gua dengan sedikit kajian, upacara pemanasan enjin telah dilakukan sejak zaman-berzaman. Mula-mula mungkin datuk gua start panaskan enjin kereta dia sebelum pergi sekolah kerja guru besar. Kemudian bapa gua pula bila dah pakai kereta, teringat pula amalan datuk gua masa nak pergi sekolah dulu. Jadi bapa gua pun setiap pagi sebelum nak pergi kerja panaskanlah juga enjin Volvo kegemarannya. Kemudian bila gua dah besar, dah pakai kereta sports dua pintu, gua pula ikut panaskan enjin kereta. Tapi sebenarnya gua tak buat. Sebab gua ada ilmu pengetahuan tentang enjin. Tambah lagi biasanya gua bangun lambat. Soalnya sekarang adakah pemanasan enjin ini perlu dilakukan? Apa kebaikannya dan apa keburukannya? Lagi satu kalau anda bijak laksana, siapa orang yang mula-mula panaskan enjin kenderaan di Malaysia ni?
Di negara-negara yang mementingkan penjagaan alam sekitar untuk kehidupan dunia yang lebih baik di masa mendatang, pemanasan enjin adalah tidak digalakkan dan sesetengahnya ditegah. Negara Kanada telah memulakan kempen nasional mereka untuk mengurangkan pemanasan enjin yang tidak diperlukan. Kempen yang sama turut dilakukan di Jepun, United Kingdom dan di Amerika Syarikat. Ada di antaranya sudah menetapkan satu undang-undang bahawa enjin kenderaan tidak boleh dibiarkan hidup dalam keadaan pepura (idling) melebihi 5 minit atau 3 minit bagi kenderaan ringan. Kenapa perkara ini ditegah?
The Canadian Office of Energy Efficiency telah bersetuju bahawa cara yang terbaik untuk memanaskan enjin adalah dengan memandunya. Walaupun suhu persekitaran berada di takat -20 darjah selsius, mereka menyarankan enjin kenderaan hanya perlu dipanaskan pada sekitar 15-30 saat sebelum meluncur ke jalanraya. Bayangkanlah berapa agaknya suhu di Malaysia? Gua rasa memang dah tak payah nak panaskan enjin lagi dah. Start kereta terus jalan saja.
Salah seorang jurutera penghantaran kuasa di Ford, Amerika Syarikat iaitu Les Ryder berkata, “Engines run best at their design temperature”. Berdasarkan kenyataan Encik Les Ryder itu, operasi enjin yang cekap, bersih dan efisien hanya berlaku pada suhu enjin di tahap 85-90 darjah selsius. Oleh itu membiarkan enjin lu orang di dalam keadaan pepura (idling) adalah bukan cara yang terbaik atau terpantas untuk memanaskan enjin. Lebih baik jika memandunya atau dengan kata lain stail Amerika, lagi ‘gentle’ kalau pandu terus.
Tabiat memanaskan enjin atau membiarkan enjin berada di dalam keadaan pepura (idling) dikatakan adalah satu perkara yang tidak baik dan berfaedah. Pertamanya ia menyebabkan pembakaran bahanapi tidak dapat dilakukan dengan sempurna. Pembakaran tidak lengkap membawa kesan buruk kepada dinding silinder. Sisa bahan api yang tidak terbakar akan turun ke dinding silinder lalu membersihkan minyak pelincir yang berada di dinding silinder. Maka apa yang terjadi adalah dinding silinder akan mengalami kehausan akibat tiada pelinciran di bahagian sepatutnya. Bahan api yang tidak terbakar juga boleh jadi akan turun perlahan-lahan ke bahagian takung minyak pelincir. Apabila ia bergaul, sifat minyak pelicir akan berubah dan hilang kecekapannya.
Di samping itu, tabiat ini juga boleh mendatangkan masalah kepada palam pencucuh. Ia akan menganggu suhu kerja palam pencucuh. Palam pencucuh yang tidak berada di suhu sepatutnya akan menjadi kotor. Oleh yang demikian ia akan mendatangkan kesan kepada peningkatan bahan api sebanyak 5%.

Pada waktu pagi, sesetengah kenderaan biasanya akan mengeluarkan wap dari ekzos. Wap itu bukanlah wap minyak daripada enjin yang mengalami kehausan. Ia adalah wap air normal yang terhasil daripada enjin yang sejuk. Jadi apabila terlalu lama enjin dibiarkan dalam keadaan pepura (idling), bertambah lama untuk enjin mengambil masa untuk panas. Ini menyebabkan wap air akan sentiasa berada di dalam sistem ekzos yang mana akan menjadikan paip ekzos cepat berkarat.
Kenderaan pada masa kini biasanya akan terdapat sebuah komponen yang dinamakan Catalytic Converter pada sistem ekzosnya. Kereta-kereta Malaysia pun gua tengok dah mula pakai. Komponen ini disediakan bertujuan untuk mengurangkan tahap toksik yang terdapat pada sisa atau hasil pembakaran sebuah enjin pembakaran dalaman. Antara kerja yang dilakukan komponen ini termasuklah men-convert karbon monoksida kepada karbon dioksida, mengurangkan nitrogen oksida kepada nitrogen dan air, mengoksidakan hidrokarbon yang tidak terbakar kepada karbon dioksida dan air dan sebagainya. Jadi faedah yang boleh diperolehi daripada komponen ini ialah pencemaran udara dapat diminimakan.
Walaubagaimana pun, masalah yang timbul jika enjin berada di dalam keadaan pepura (idling), komponen ini tidak berfungsi. Maka enjin dengan sesuka hati dapat mencemarkan udara. Komponen ini akan berfungsi hanya pada tahap suhu 400 – 800 darjah selsius yang dimana adalah pada satu kadar suhu yang sangat panas berbanding enjin. Semasa suhu itu ia akan bertindak menukar bahan tercemar dari sisa pembakaran enjin kepada bahan yang kurang berbahaya kepada alam sekitar. Bagi memastikan komponen ini cepat dan dapat berada di suhu yang mana ia boleh beroperasi, lu orang perlulah memandu. Bukan meninggalkan kereta hidup terbiar. Semakin lama enjin dibiarkan dalam keadaan pepura (idling) maka semakin lama juga Catalytic Converter ini tidur dan tak bekerja. Lu orang syak apa agaknya yang terjadi kepada alam sekitar?
Sekarang kita sudah mengetahui serba sedikit tentang keburukan memanaskan enjin. Ada tiga kesan yang penting di situ iaitu membazir bahan api, mencemarkan alam sekitar dan memunah wang ringgit. Mari kita lihat apa pula kebaikkan memanaskan enjin. Khabar-khabar angin mengatakan memanaskan enjin juga ada faedahnya. Salah satu perkara yang disebut adalah semasa enjin ditinggalkan di dalam satu tempoh yang agak lama, iaitu mungkin sehingga satu malam, bahan pelinciran akan turun meninggalkan komponen yang bergerak di dalam enjin ke bahagian bawah enjin. Jadi apabila kita mula menghidupkan enjin, kita perlu mengambil sedikit masa untuk memanaskannya supaya dapat memberi peluang bahan pelinciran itu naik dan beredar di setiap inci dan penjuru komponen dalaman enjin. Ya perkara ini benar. Tetapi apa yang lu orang perlu tahu bahawa setiap enjin telah dilengkapkan dengan satu komponen yang dipanggil pam minyak pelincir. Pam minyak pelincir ini dijana oleh pusingan crankshaft. Makin laju crankshaft berpusing maka makin cepat pam bahan api berpusing seterusnya mengagihkan minyak pelincir ke bahagian dalaman enjin.. Untuk memastikan crankshaft ini berpusing laju apa yang lu orang perlu buat? Adakah dengan hanya membiarkan enjin dalam keadaan pepura (idling)?
Kesimpulannya di sini tabiat memanaskan enjin di waktu pagi yang kononnya lagi lama lagi bagus adalah satu mitos yang tidak diketahui hujung pangkalnya. Perkara ikut-ikutan seperti ini bukanlah satu perkara yang asing bagi kita rakyat Malaysia. BMW sendiri pun cukup pantang kalau orang warm up enjin keretanya. Sebab dia orang tahu kalau enjin cepat rosak nanti mesti lu orang kompelin. Sebab itu kalau boleh BMW nak lepas hidup saja enjin kereta, terus blah cepat-cepat. Jangan tunggu-tunggu. Ini karang siap boleh masuk rumah pekena roti dua tiga keping, layan teh dulu sambil sembang-sembang dengan bini tapi enjin kereta terbiar hidup.
Satu perkara lagi yang boleh membantu mengurangkan pencemaran alam sekitar dan pembaziran bahan api adalah dengan mematikan enjin jika kenderaan lu orang tidak bergerak. Kalau tunggu makwe turun LRT, berhenti tepi jalan bergayut dengan telefon, tunggu bini masuk pasar mini beli barang dapur, dan tunggu anak balik sekolah depan pagar sekolah bawa bawalah matikan dulu enjin. Perkara itu tidak memberi sebarang faedah langsung malah boleh menyebabkan masalah pencemaran udara dan alam sekitar serta pembaziran wang ringgit. Sedarkah anda di dalam tempoh setahun, sikap mengurangkan enjin dibiarkan hidup dalam keadaan pepura (idling) ini mampu menjimatkan beratus ribu juta ringgit dan mampu menghentikan perlepasan jutaan tan gas rumah hijau ke atmosfera yang membawa pemanasan global.
Akhir kata setujukah anda bahawa memanaskan enjin di waktu pagi boleh menjahanamkan enjin dan dunia?
Courtesy of maemache.blogspot.com
Tuesday, May 4, 2010
Moringa Oleifera

Korang kenal tak pokok nih? aku first time dengar dan jumpa pokok ni.. aku ingatkan ia hanya pokok biasa tapi bila orang2 lama kata simpan kat umah, timbul curiosity dlm kepala aku... so aku balik umah aku tanya mr Google.. perh! banyak betul khasiatnya... takpe nanti sambung lagi. Sempat masuk gambar je..
nak tahu lebih lanjut kena la tanya mr wiki
Monday, April 12, 2010
Nikmat Manusia
Penceramah: Ustaz Tn. Ibrahim Tn Man
Tempat : Masjid Al-Azim, Pandan Indah
Hadis Kursi ke12,
Hendaklah kamu ingatKu, 2 nikmat manusia yg membawa kpd kelekaan - sihat & waktu lapang.
Waktu sihat lah solat d msjd. Dah solat duduk tkda sapa nak usung. Kalu kamu hitung nikmat tk trkira banyaknya. Nikmat begitu brharga bila kita amat memerlukannya.
Sifat berpada paling tinggi: ukur harta pada tangan Allah, jangan pada tangan makhluk.
APABILA KAMU TUNAI JANJI KEPADA ALLAH, ALLAH AKAN TUNAI JANJI KAMU, APABILA KAMU SUSAH ALLAH AKAN INGAT KAMU,
hendaklah kamu rasa GERUN kpd Allah, Ittaqkullah...
TAKWA meliputi semua 99sifat Allah, gerun umpama berhenti di traffic light kul 3am sbb takut polis ada. Tdk akan jumpa jln ke syurga melainkan kamu beramal umpama berjalan ke satu destinasi berpandukan papantanda jalan, berzikir, menuntut ilmu.
Kalau mak kita redhakan kita, kaki kiri kita dah masuk syurga(bagi laki). Kamu tak akan masuk syurga selagi kamu tidak brsabar, maka dekatkan diri kamu dgn amalan sunat sbg tnda syg kpd Allah. 07:57pm Mon 22-03-10
Tempat : Masjid Al-Azim, Pandan Indah
Hadis Kursi ke12,
Hendaklah kamu ingatKu, 2 nikmat manusia yg membawa kpd kelekaan - sihat & waktu lapang.
Waktu sihat lah solat d msjd. Dah solat duduk tkda sapa nak usung. Kalu kamu hitung nikmat tk trkira banyaknya. Nikmat begitu brharga bila kita amat memerlukannya.
Sifat berpada paling tinggi: ukur harta pada tangan Allah, jangan pada tangan makhluk.
APABILA KAMU TUNAI JANJI KEPADA ALLAH, ALLAH AKAN TUNAI JANJI KAMU, APABILA KAMU SUSAH ALLAH AKAN INGAT KAMU,
hendaklah kamu rasa GERUN kpd Allah, Ittaqkullah...
TAKWA meliputi semua 99sifat Allah, gerun umpama berhenti di traffic light kul 3am sbb takut polis ada. Tdk akan jumpa jln ke syurga melainkan kamu beramal umpama berjalan ke satu destinasi berpandukan papantanda jalan, berzikir, menuntut ilmu.
Kalau mak kita redhakan kita, kaki kiri kita dah masuk syurga(bagi laki). Kamu tak akan masuk syurga selagi kamu tidak brsabar, maka dekatkan diri kamu dgn amalan sunat sbg tnda syg kpd Allah. 07:57pm Mon 22-03-10
Friday, April 9, 2010
Isu HALAL antara IFRC Asia vs JAKIM : Suatu analisa
732009124341PM.jpg)
Sepertimana regulation dandasar perundangan negara yang mana belum secara jelas atau clear menetapkan standard piawaian halal itu dikuasai atau dimonopoli JAKIM semata-mata. Ini kerana piawaian atau standard itu sendiri sebenarnya ada banyak kriteria yang perlu dipatuhi.
Tak semestinya JAKIM sahaja yang menjadi pihak berwajib mengeluarkan logo halal ini kerana ada juga pihak lain yang diiktiraf oleh pihak antarabangsa seperti World Halal Council (WHC) boleh beroperasi di mana-mana negara Islam. Oleh itu jelas negara kita perlu membuka pintu bagi mana-mana pihak yang mempunyai pengalaman dan kepakaran halal ini menyebarluaskan lagi satu perjuangan untuk ummat Islam seluruh dunia.
Oleh itu adalah lebih baik secara adil, IFRC atau Islamic Foods Research Centre wajar kita teliti kemampuan dan pengalamannya selama 15 tahun pengasasnya terlibat dalam penyelidikan halal di Malaysia dan Antarabangsa.
Kelebihan IFRC Asia :
- Satu badan piawaian standard halal di Malaysia yang mendapat pengiktirafan antarabangsa World Halal Council pada tahun 2007. Boleh lihat sijil pengiktirafan WHC bagi IFRC.
- IFRC – ASIA is one of the international halal certifier operating in Malaysia. It was established in 2002. So far it issues certificate for more than 700 companies in Malaysia and almost 20 companies in China. It strictly follow the guideline of halal as set by Malaysia, Singapore and Indonesia. This guideline appears in the Codex Alimentarius (1997). That has been approved by all Muslim countries in the world. This includes the standard of halal slaughter, halal food, halal cosmetics and halal usable goods.
- IFRC Halal Certification are true and legal based on Malaysia Standard (MS 1500:2004), Halal Food-Production, Preparation, Handling and Storage-General Guidelines (First Revision) and Trade Description (Use of Expression “Halal”) Order 1975 and Trade Description (Marking of Food) Order 1975.
- Pengasas IFRC adalah Hj Abdullah Fahim iaitu bekas Pengarah Bahagian Penyelidikan JAKIM yang merupakan 'mastermind' kepada logo halal JAKIM dari 1993-1998. Beliau juga aktif di arena antarabangsa terutamanya IFANCA pada tahun 2001 sbg wakil Asia Tenggara.
Oleh itu tidak hairanlah kalo mastermind utama bahagian penyelidikan halal JAKIM telah menubuhkan IFRC Asia untuk memberi peluang perkhidmatan piawaian halal pada ummat Islam seluruh dunia dan bukannya terhad di JAKIM atau Malaysia sahaja.
Saya merasakan ummat Islam di Malaysia perlu terbuka dalam mendapatkan maklumat penting sebegini dan bukannya berharap pada institusi atau jabatan kerajaan semata-mata. Kita berhak untuk membuka mata bahawa potensi halal di Malaysia dan luar negara begitu besar sekali. Industri halal hub adalah cukup hebat, oleh itu bagi mereka yang punya kepakaran, ilmu, pengalaman, modal adalah dituntut untuk menyumbangkannya kepada maslahah ummat.
Saya harap tiada lagi kekeliruan ttg IFRC vs JAKIM kerana kedua-duanya menjalankan fungsi piawaian standard halal. Malah pengasas IFRC adalah mastermind utama bahagian penyelidikan halal JAKIM dan sbb itulah ia cukup mantap, penuh pengalaman dan kepakaran tahap antarabangsa dan bukannya sekadar di JAKIM, Malaysia semata-mata...
Courtesy of Jurnallangbiru
Thursday, December 24, 2009
Antibiotic for My Respiratory Infection
Should I Take an Antibiotic for My Respiratory Infection?Bacterial Infections Require Antibiotics, Viral Illnesses Do Not
What Are Antibiotics?
Antibiotics can kill bacteria or slow their ability to multiply. The first antibiotics discovered were natural products of molds and other organisms. Infections that once killed could finally be cured and came to be considered minor and treatable. Newer, laboratory-synthesized drugs have joined the ranks of antibiotics effective against a wide variety of bacteria.
What Are Bacteria?
Bacteria are microscopic organisms found throughout nature. They can live inside or outside the human body; some are even beneficial and necessary for good health. Others, however, are "pathogenic" and they cause infection and illness. These bacteria are responsible for a whole host of human respiratory infections, including some sinus and ear infections, certain kinds of pneumonia and strep throat.
What Are Viruses?
Viruses are even tinier than bacteria. When you get a viral infection, viruses invade your body's cells, using your cells' machinery to help make more and more viruses. These viruses are responsible for the flu, the common cold and many types of sore throats, coughs, ear infections, bronchitis and even pneumonia. Unlike bacteria, viruses are not killed by antibiotics.
Why Can't I Take an Antibiotic "Just in Case"?
There are big problems with the cavalier use of antibiotics. When bacteria are exposed to an antibiotic, while many are killed, subsequent generations of others may develop characteristics that allow them to resist being killed. While the antibiotic kills off the weakest bacteria, antibiotic resistance allows the stronger, resistant bacteria to continue multiplying. The eventual result can be "superbugs," which are very hard to kill and may only succumb to extremely powerful antibiotics. Such antibiotics pose a greater risk of significant side effects that may require hospitalization and are much more costly. Some superbugs go on to cause devastating and even fatal infections that are incurable with current antibiotics.
How Can I Tell if My Symptoms are Due to a Virus or a Bacteria?
This distinction can be tricky. That's why it's worth a visit to your doctor. A few pointers:
How Can I Help Prevent Superbugs?
Practice good hand washing to avoid becoming ill or passing an illness on to others.
Get a yearly flu vaccination.
If you become ill, talk with your doctor about whether your illness is more likely from a virus or bacteria. Don't insist on an antibiotic; ask your doctor why you do or do not need one.
If you do need an antibiotic, make sure you take it as directed; don't stop the medicine just because you begin to feel better. Not taking the entire prescription may allow resistant bacteria to thrive and not be completely killed off. Remember: Don't ever take someone else's antibiotic, and don't give yours to anyone else either. Prescription medications are never meant to be shared.
Sources: About.com
What Are Antibiotics?
Antibiotics can kill bacteria or slow their ability to multiply. The first antibiotics discovered were natural products of molds and other organisms. Infections that once killed could finally be cured and came to be considered minor and treatable. Newer, laboratory-synthesized drugs have joined the ranks of antibiotics effective against a wide variety of bacteria.
What Are Bacteria?
Bacteria are microscopic organisms found throughout nature. They can live inside or outside the human body; some are even beneficial and necessary for good health. Others, however, are "pathogenic" and they cause infection and illness. These bacteria are responsible for a whole host of human respiratory infections, including some sinus and ear infections, certain kinds of pneumonia and strep throat.
What Are Viruses?
Viruses are even tinier than bacteria. When you get a viral infection, viruses invade your body's cells, using your cells' machinery to help make more and more viruses. These viruses are responsible for the flu, the common cold and many types of sore throats, coughs, ear infections, bronchitis and even pneumonia. Unlike bacteria, viruses are not killed by antibiotics.
Why Can't I Take an Antibiotic "Just in Case"?
There are big problems with the cavalier use of antibiotics. When bacteria are exposed to an antibiotic, while many are killed, subsequent generations of others may develop characteristics that allow them to resist being killed. While the antibiotic kills off the weakest bacteria, antibiotic resistance allows the stronger, resistant bacteria to continue multiplying. The eventual result can be "superbugs," which are very hard to kill and may only succumb to extremely powerful antibiotics. Such antibiotics pose a greater risk of significant side effects that may require hospitalization and are much more costly. Some superbugs go on to cause devastating and even fatal infections that are incurable with current antibiotics.
How Can I Tell if My Symptoms are Due to a Virus or a Bacteria?
This distinction can be tricky. That's why it's worth a visit to your doctor. A few pointers:
- Most virally caused colds and other upper respiratory infections will produce a wide variety of symptoms, such as a sore throat, sniffles, cough and achiness.
- Bacterial infections often cause a more focused area of misery, such as a severely painful ear or an extremely sore throat.
- Some of the signs (like thick, green mucus) used to be thought of or suggested the presence of a bacterial infection, but this is no longer believed to be accurate.
- Viruses usually leave within a week. Illnesses that last more than 10 days or that grow suddenly worse after 5 to 7 days may have evolved into a bacterial infection.
How Can I Help Prevent Superbugs?
Practice good hand washing to avoid becoming ill or passing an illness on to others.
Get a yearly flu vaccination.
If you become ill, talk with your doctor about whether your illness is more likely from a virus or bacteria. Don't insist on an antibiotic; ask your doctor why you do or do not need one.
If you do need an antibiotic, make sure you take it as directed; don't stop the medicine just because you begin to feel better. Not taking the entire prescription may allow resistant bacteria to thrive and not be completely killed off. Remember: Don't ever take someone else's antibiotic, and don't give yours to anyone else either. Prescription medications are never meant to be shared.
Sources: About.com
Subscribe to:
Posts (Atom)
